Rabu, 14 Agustus 2013

Ciri-ciri manusia yang secara umur dewasa tapi belum dewasa

sebelumnya,




hai, sahabat Jendela Ilmu hari ini saya ingin memposting artikel Ciri-ciri manusia yang secara umur dewasa tapi belum dewasa. Kedewasaan tidak diukur dari umur, tetapi dari penerimaan akan tanggung jawab. Saat ini begitu banyak manusia yang secara umur sudah dewasa tetapi secara mental belum bisa dikatakan dewasa.

 Ciri-ciri ManusiaYang Tidak Dewasa
1. Sensual
Seorang anak (bayi) sering memasukkan apa saja kedalam mulutnya untuk merasakan atau mengenali benda-benda. Dengan merasakan ia tahu apa yang bisa dimakan dan apa yang tidak. Seorang anak bertindak dahulu, baru berpikir. Seorang dewasa harusnya berpikir dahulu sebelum bertindak. Sayangnya banyak manusia lebih suka bertindak dulu, merasakan dulu akibat perbuatannya, baru berpikir.

2. Egois
Egois adalah salah satu tanda ketidakdewasaan seorang manusia. Egois adalah sifat seorang anak kecil. Segala yang diinginkannya harus didapatkan. Dia tidak memikirkan apakah itu memungkinkan atau tidak. Ia juga mementingkan diri sendiri dan tidak memperhatikan kepentingan orang lain.

3. Tidak Konsisten
Seorang anak sering berubah-ubah pendirian atau tujuan hidup. Itu artinya tidak ada konsistensi dengan apa yang dikatakan sebelumnya. Seorang dewasa harus konsisten dengan apa yang telah dia katakan atau tetapkan. Manusia yang tidak dewasa mirip seperti anak kecil yang suka berubah-ubah pendirian. Konsistensi juga erat hubungannya dengan kesetiaan. Yaitu setia dengan pilihan yang telah ditetapkan. Kesetiaan sangat penting artinya bagi keberhasilan.

4. Tidak Tepat Janji
Apakah anda seorang manusia yang selalu tepat janji? Pernahkah seseorang berkata bahwa anda bohong? Mungkin anda harus memeriksa kembali janji-janji yang anda ucapkan dan menghitung berapa banyak janji yang tidak anda tepati.

5. Tidak Bertanggung Jawab
Kedewasaan tidak diukur dari umur, tetapi dari penerimaan akan tanggung jawab. manusia seringkali lari dari tanggung jawab.

6. Suka Bersembunyi
Karena kegagalannya memikul tanggung jawab, seorang manusia sering bersembunyi. Beberapa manusia suka melemparkan tanggung jawab kepada orang lain.

7. Hanya Berespon Terhadap Pemaksaan
Banyak manusia yang hanya mau melakukan sesuatu jika dipaksa atau ditekan. Ia tidak berinisiatif melakukan sesuatu karena adanya kebaikan dari apa yang dilakukan.
Mungkin ini akibat pola asuh yang kita terima waktu kecil. Sebagai anak kecil, kita sering diperintah unutk melakukan ini atau jangan melakukan itu, tanpa diberi penjelasan mengapa. Jika sikap patuh karena paksaan atau tekanan ini dipertahankan hingga dewasa, jadilan kita manusia yang tidak dewasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar