sebelumnya,
hai, sahabat Jendela Ilmu hari ini saya ingin memposting artikel Ciri-ciri manusia yang secara umur dewasa tapi belum dewasa. Kedewasaan tidak diukur dari umur, tetapi dari penerimaan akan tanggung
jawab. Saat ini begitu banyak manusia yang secara umur sudah dewasa
tetapi secara mental belum bisa dikatakan dewasa.
Ciri-ciri ManusiaYang Tidak Dewasa
1. Sensual
Seorang anak (bayi)
sering memasukkan apa saja kedalam mulutnya untuk merasakan atau
mengenali benda-benda. Dengan merasakan ia tahu apa yang bisa dimakan
dan apa yang tidak. Seorang anak bertindak dahulu, baru berpikir.
Seorang dewasa harusnya berpikir dahulu sebelum bertindak. Sayangnya
banyak manusia lebih suka bertindak dulu, merasakan dulu akibat
perbuatannya, baru berpikir.
2. Egois
Egois adalah salah satu
tanda ketidakdewasaan seorang manusia. Egois adalah sifat seorang anak
kecil. Segala yang diinginkannya harus didapatkan. Dia tidak memikirkan
apakah itu memungkinkan atau tidak. Ia juga mementingkan diri sendiri
dan tidak memperhatikan kepentingan orang lain.
3. Tidak Konsisten
Seorang
anak sering berubah-ubah pendirian atau tujuan hidup. Itu artinya
tidak ada konsistensi dengan apa yang dikatakan sebelumnya. Seorang
dewasa harus konsisten dengan apa yang telah dia katakan atau tetapkan. Manusia yang tidak dewasa mirip seperti anak kecil yang suka
berubah-ubah pendirian. Konsistensi juga erat hubungannya dengan
kesetiaan. Yaitu setia dengan pilihan yang telah ditetapkan. Kesetiaan
sangat penting artinya bagi keberhasilan.
4. Tidak Tepat Janji
Apakah
anda seorang manusia yang selalu tepat janji? Pernahkah seseorang berkata bahwa anda bohong? Mungkin anda harus memeriksa kembali
janji-janji yang anda ucapkan dan menghitung berapa banyak janji yang
tidak anda tepati.
5. Tidak Bertanggung Jawab
Kedewasaan tidak
diukur dari umur, tetapi dari penerimaan akan tanggung jawab. manusia seringkali lari dari tanggung jawab.
6. Suka Bersembunyi
Karena
kegagalannya memikul tanggung jawab, seorang manusia sering bersembunyi.
Beberapa manusia suka melemparkan tanggung jawab kepada orang lain.
7. Hanya Berespon Terhadap Pemaksaan
Banyak manusia yang hanya mau melakukan sesuatu jika dipaksa atau ditekan. Ia
tidak berinisiatif melakukan sesuatu karena adanya kebaikan dari apa
yang dilakukan.
Mungkin ini akibat pola asuh yang kita terima waktu
kecil. Sebagai anak kecil, kita sering diperintah unutk melakukan ini
atau jangan melakukan itu, tanpa diberi penjelasan mengapa. Jika sikap
patuh karena paksaan atau tekanan ini dipertahankan hingga dewasa,
jadilan kita manusia yang tidak dewasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar